BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kotawaringin Timur (Kotim) akan jemput bola untuk mencapai target penerapan Identitas Kependudukan Digital di wilayah ini.
"Upayanya selain sosialisasi, kami akan jemput bola dan langsung settingkan bagi masyarakat yang punya HP android," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kotim Agus Tripurna Tangkasian, Senin, 20 Maret 2023.
Agus mengutarakan itu saat melakukan sosialisasi kebijakan pelayanan pendaftaran penduduk dan launching IKD di Hotel Aquarius, Sampit.
Dalam proses instal IKD, masyarakat perlu mendapatkan barcode verifikasi dari disdukcapil. Sehingga instal tidak dapat dilakukan secara mandiri. Untuk itu, Disdukcapil perlu melakukan jemput bola.
Ia menambahkan, dimanapun Disdukcapil membuka layanan kependudukan, pihaknya akan menyosialisasikan dan membantu masyarakat untuk instal aplikasi IKD.
--page
"Setelah launching ini kami juga akan road show ke OPD, kecamatan, sekolah dan Puskesmas untuk setting IKD," ujarnya.
Road show ini dimaksudkan untuk membantu PNS dan masyarakat menginstal IKD. Bahkan juga dilakukan ke sekolah untuk menyasar pelajar generasi melek digital yang baru saja menjadi wajib KTP.
Kementrian dalam negeri memberikan target setiap kabupaten/kota memiliki capaian 25 persen dari wajib KTP menggunakan IKD tahun 2023. Sementara pengguna IKD di Kotim hingga kini mencapai 0,3 persen yakni 1.113 jiwa, masih jauh dari capaian target 77.000 jiwa.
"Target 25 persen ini berat sekali. Mohon dukungan agar Disdukcapil Kotim mampu mencapai target tersebut," demikian Agus. (DEWI PATMALASARI/J)









