BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya memastikan bahwa pasokan sapi yang baru didatangkan dari Lamongan, Jawa Timur dan akan masuk ke Palangka Raya besok, Minggu, 26 Maret 2023 telah tervaksin PMK maupun LSD di daerah asalnya.
"Sapi-sapi yang akan masuk itu sudah tervaksin PMK dan LSD, serta sudah melalui masa karantina untuk penyakit LSD selama 28 hari lebih," kata Kepala UPT Rumah Potong Hewan atau RPH, DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno kepada Borneonews pada Sabtu, 25 Maret 2023.
Menurut drh Ganjar, tervaksinnya ternak yang akan masuk ke Palangka Raya dalam waktu dekat ini dibuktikan dengan surat keterangan telah divaksin LSD dari dokter hewan berwenang di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur daerah asal ternak-ternak ini.
"Dengan adanya kelengkapan surat-surat ini maka karantina pelabuhan di Jawa Timur memberikan izin untuk bisa berlayar," tuturnya lagi.
Menurut drh Ganjar, kali ini pihaknya melalui para pengusaha sapi potong di Kota Cantik kembali mendatangkan 40 ekor sapi seperti yang dilakukan pada pertengahan Februari 2023 lalu.
--page
"Memang rencananya tanggal 18 Maret kemarin kita melalui pengusaha daging sapi akan mendatangkan stok lagi 40 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Palangka Raya namun terpaksa dibatalkan atau ditunda karena ada persyaratan yang belum terpenuhi sehingga batal tanggal 18 itu didatangkan dan baru pagi tadi, tanggal 25 Maret sudah bisa berlayar," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









