PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh dalam kegiatan Temu Media di Gedung BI Kalteng pada Rabu, 5 April 2023 sore mengatakan bahwa jumlah penukaran uang oleh masyarakat hingga akhir Maret 2023 telah mencapai Rp691 juta.

"Tercatat jumlah penukaran uang oleh masyarakat hingga akhir Maret 2023 telah mencapai Rp691 juta," kata Taufik Saleh.

Kepala Perwakilan BI Kalteng ini menjelaskan bahwa memang guna memenuhi kebutuhan uang tunai termasuk penukaran uang baru dan pecahan kecil selama Ramadan dan Idul Fitri, Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan telah menyiapkan 47 titik layanan penukaran uang pada lokasi kantor bank yang tersebar di Kalimantan Tengah melalui program Serambi 2023 atau Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri.

"Selain itu, Bank Indonesia juga secara rutin melaksanakan kegiatan kas keliling di berbagai lokasi di Kota Palangka Raya sehingga tercatat jumlah penukaran uang oleh masyarakat hingga akhir Maret 2023 telah mencapai Rp691 juta," bebernya.

Di samping permintaan uang tunai yang meningkat, lanjut Taufik, transaksi non tunai oleh masyarakat terutama QRIS juga terus meningkat.

--page

"Per Februari 2023, jumlah pengguna QRIS di Kalteng telah mencapai 170,34 ribu pengguna, tumbuh 252,74 persen dibandingkan Februari 2022 yang sebanyak 48,29 ribu pengguna," bebernya.

Sementara itu, katanya, jumlah merchant QRIS di Kalteng telah mencapai 216,13 ribu merchant atau naik 106,49 persen dibandingkan posisi yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 104,67 ribu merchant.

"Secara nominal, nilai transaksi QRIS pada Februari 2023 mencapai Rp36,74 miliar atau meningkat 487 persen," tutup Taufik Saleh. (TESTI PRISCILLA/H)