BORNEONEWS, Nanga Bulik – Polres Lamandau terus berupaya meminimalisir kasus perundungan di sekolah, salah satunya dengan melakukan kegiatan sosialisasi bertajuk Stop Bullying di SDN 1 Bumi Agung, Kecamatan Bulik.
Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono melalui Kanit Binpolmas Satbinmas Aipda Fransisca menuturkan, bullying atau perundungan di sekolah wajib dicegah sedini mungkin, karena sangat berdampak buruk pada korban dan pelaku, terlebih bagi anak dibawah umur.
Menurut dia, peristiwa perundungan bisa terjadi saat jenjang sekolah dasar hingga di tingkat sekolah menengah. Hal tersebut perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.
“Apabila melihat ataupun sampai mengalami diharapkan agar secepatnya melaporkan kepada guru ataupun keluarga supaya segera ditindak lanjuti,” kata Fransisca, Jumat, 14 April 2023.
Tujuan kegiatan tersebut, terang dia, supaya para murid di SDN 1 Bumi Agung dapat menjaga diri dari tindakan yang dapat merugikan orang lain dan dirinya sendiri seperti perundungan maupun tindakan pelecehan.
--page
“Untuk mengatasi bullying diperlukan kerja sama semua pihak, juga peserta didik agar memahami kerugian bullying,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Bumi Agung, Tugiono mengaku mendukung kegiatan sosialisasi yang dilakukan Polres Lamandau, khususnya terkait edukasi kepada murid terkait kasus perundungan, pelecehan dan tindak kenakalan remaja.
“Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat meminimalisir kasus perundungan di sekolah,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/H)









