RENCANA Gubernur Terpilih Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, disambut positif kalangan DPRD Kalteng. Wakil Ketua DPRD Kalteng, Yustina Ismiati, mengatakan menunggu bukti janji Sugianto dalam memerangi narkoba di Bumi Tambun Bungai.


“Kita tahu bersama, ada salah satu bupati yang tertangkap karena menggunakan narkoba. Padahal baru beberapa hari dilantik. Jadi, apabila gubernur terpilih memiliki komitmen memberantas peredaran narkoba di Kalteng tolong dibuktikan,” kata politikus Partai

Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), itu kepada Antara di Palangka Raya, Kamis (17/3/2016)


Menurut Yustina, pemberantasan penyalahgunaan narkoba bukan persoalan mudah karena peredarannya kini telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, lanjut dia, diperlukan komitmen dan tindakan nyata untuk mewujudkan Kalteng bebas dari ancaman narkoba.


“Kita harus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Itu tanggung jawab kita bersama. Apalagi gubernur terpilih memiliki komitmen yang tinggi untuk memberantas narkoba,” tegas mantan istri Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar itu.


Sebelumnya, gubernur terpilih Sugianto Sabran bersama wakilnya Habib H Said Ismail menegaskan tekadnya untuk memerangi narkoba, usai Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Kalteng, Selasa (16/3/2016). 


“Saya tidak bikin target 100 hari kinerja (pemerintahan), tapi saya pesankan, untuk bandar narkoba akan saya sikat bersih dalam 100 hari itu. Ini tidak ada toleransi, sebab narkoba ini sangat berbahaya, sekali lagi bahaya laten negara, bukan hanya Kateng,” tegas Sugianto. 


Sugianto juga mengingatkan PNS di Kalteng yang berani menyentuh barang haram itu. “Pokoknya kalau ada PNS terlibat narkoba, pecat sesuai aturan berlaku. Tidak ada ampun, dan akan saya ajukan rekomendasi untuk segera dipecat,” tegasnya. (ANT/RZ/B-10)