BORNEONEWS, Pangkalan Bun: MANAJER PLN Pangkalan Bun, Purwanto menanggapi dengan santai rencana aksi demo warga yang dilaksanakan pada Senin mendatang.  Menurutnya kegiatan tersebut dilindungi undang-undang dan harus dilayani."Kalau saya seh tidak masalah, kami akan terima dengan baik rencana aksi damai tersebut. Tapi alangkah baiknya tidak usah demo tapi dialog akan lebih baik. Karen jika demo digelar akan mengganggu arus lalu lintas di depan kantor PLN," ujarnya saat dihubungi  Borneonews melalui sambungan telepon, Jumat siang.

Purwanto mengaku saat ini anak buanya mulai takut dan resah atas rencana aksi demo tersebut. "Anak buah saya sudah mulai was-was saat bertugas. Ya saya bilang tidak apa kalau warga mau demo kita jelaskan apa adanya sesuai fakta yang ada."


Sebelumnya,Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Bambang Purwanto siap untuk ikut bersama masyarakat dan beberapa anggota DPRD ikut dan mengkomandoi aksi demo ke PLN.

Menurut Bupati aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Kobar adalah wajar, hal ini terkait dengan buruknya pelayanan kepada masyarakat. "Wajar saja masyarakat demo, pelayanannya buruk," kesal Bupati, Jumat, (19/3/2016).

Sementara itu, Sekretaris Komisi B, Mustafa Basir, juga menyatakan kesediaannya untuk ikut bersama-sama masyarakat Kobar dalam aksi Senin mendatang. "Insyaallah saya akan suport dan ikut bersama masyarakat dalam kegiatan aksi demo ke PLN," janji dia.

Sebelumnya, ribuan massa yang tergabung di bawah Bendera Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, siap menggeruduk kantor PT. PLN Pangkalan Bun, di Jalan Pakunegara, Senin, (21/3/2016).

Ribuan massa ini akan bergerak dari titik kumpul di sekretariat DPD KNPI, Jalan Pasir Panjang kemudian menuju Kantor DPRD Kobar untuk melakukan orasi, kemudian dilanjutkan menuju kantor Bupati Kabupaten Kobar serta Kantor PLN Pangkalan Bun.

Hingga, pagi ini dukungan terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, baik komunitas dan lembaga.
" Dengan melihat dukungan yang diberikan saya bisa perkirakan lebih dari seribu massa yang akan turun dalam aksi nanti," kata Sayid Abi Nazar, Jumat, (19/3/2016).

Terkait dengan apa yang menjadi tuntutan dalam aksi nanti, Abi bersama struktur masih membahasnya, ia tidak ingin aksi nantinya hanya menjadi seremonial, ia menginginkan bahwa ada solusi konkret yang diberikan tidak hanya janji-janji seperti yang sebelumnya.
"Kita masih bahas, sementara ini kita sudah susun strukturnya, dan rencananya hari ini kita sampaikan surat pemberitahuan kepada Polres Kobar," tegas pria yang akrab disapa Abi ini. (KK/B-7)

Red: Sigit Pamungkas