BORNEONEWS, Sampit - Aksi pencurian kotak amal di Masjid AL Firdaus, yang berada di Komplek Perumahan Tidar, Blok B, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terekam Closed-circuit television (CCTV).


“Maling tersebut beraksi pada Selasa (22/3/2016) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun baru dikatehui pada pukul 15.00 WIB saat Jemaah hendak melaksanakan Salat Ashar, dan melihat kotak amal yang berada di tiang tengah bangunan sudah terbongkar,” ujar Ta’mir Masjid Muhammad Noor, Rabu (23/3/2016).


Mengetahui kotak amal itu dibongkar, Noor langsung melihat rekaman CCTV yang berada di rumahnya. Dari rekaman itu, terlihat jelas aksi pencurian itu dilakukan oleh seorang pria. Ciri-ciri pria itu berperawakan tinggi, berisi, dan rambutnya sedikit botak. 


Terlihat pencuri itu sangat profesional, Ia melakukan aksinya dengan sangat santai dan tidak terlihat gelagat yang mencurigakan, dan nampak seperti jemaah yang hendak melaksanakan salat.


Maling itu masuk melalui pintu belakang masjid. Dalam aksinya, dia berusaha mengambil peralatan sound system yang berada di samping mimbar. Namun tempat itu terkunci, sehingga dia mengalihkan aksi bejatnya dengan mengambil uang di kotak amal.


Walaupun Kotak amal dikunci dengan gembok, tidak mengurungkan niatnya dan langsung merusak kunci tersebut. Semua isi dalam kotak amal itu ludes diambil pria itu, tak terkecuali uang recehan yang juga menjadi sasarannya.


Hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah uang yang berada di dalam kotak amal itu, karena Noor belum menghitungnya. Namun yang pasti tidak ada satu rupiahpun yang tersisa.


“Tidak tahu persis, kemungkinan besar sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu,” ungkap Noor.


Setelah kejadian tersebut, Noor langsung melaporkan pencurian itu ke polisi. Dengan membawa salinan vidio rekaman CCTV. Hal ini dilakukan, agar pencuri tersebut dapat ditangkap, dan membuat para pencuri lainnya jera. (M HAMIM/m)