BORNEONEWS- Kuala Kapuas:  Entahsetan apa yang merasuki tubuh seorang pemuda di bawah umur bernama Sofianuralias Upi (17). Pemuda yang masih berstatus pelajar di SMKN 1 Kapuas Murung initega menebas leher ayah kandungnya sendiri bernama Syarkani (47) hingga tewas.Peristiwa tragis itu terjadi di rumah mereka Desa Harapan Baru RT 1 RW 1Kecamatan Dadahup, Minggu (27/3) malam sekitar pukul 22.00 Wib.

Informasiyang berhasil dirangkum Palangka Post  (group BorneoNews) Sofianur alias Upi dalam 1 bulan terakhir diketahuimulai mempelajari ilmu tasawuf dari seorang kakek yang dianggap gurunya.Semenjak mempelajari ilmu tersebut, Upi dikabarkan sering kerasukan ataukesurupan.

HinggaMinggu malam itu sekitar pukul 22.00 Wib, Upi tanpa diduga langsung mengamuk dirumahnya dan memegang senjata tajam jenis parang. Upi pun tanpa berkata-katalangsung mengayunkan parang itu ke arah ayah kandungnya bernama Syarkani yangkala itu keluar kamar bermaksud ingin mengambil rokok.

Ibupelaku (isteri korban) bernama Mahrita pun tidak dapat berbuat apa-apa. Mahritahanya bisa berteriak minta tolong dan sambil memegang anaknya yang masih kecil(adik pelaku) berusia 10 tahun. Mendengar teriakan Mahrita warga punberdatangan dan berusaha menenangkan Upi agar mau tenang dan menyerahkanparangnya kepada warga.

Upipun tidak berapa lama kemudian mau menyerahkan parangnya, namun nahas,  nyawa sang ayahtidak dapat tertolong lagi. Usai kejadian, Upi pun sempat disembunyikan pihakkeluarga ke rumah pamannya. Sebelum akhirnya Upi diamankan pihak kepolisianpada Senin (28/3) dini hari sekitar pukul 02.00 Wib. (sri/*)