KEPOLISIAN Resor (Polres) Musirawas, Sumatera Selatan, menembak mati salah seorang pencuri buah kelapa sawit PT London Sumatera setempat, karena melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam
Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi kepada wartawan, Selasa membenarkan adanya kejadian itu. Namun pelaku pencurian yang ditembak itu belum dibeberkan indentitasnya.
Kapolres menjelaskan, kronologis berawal anggota polisi bersama security PT London Sumatera (Lonsum) berpatroli pada Jumat (25/3/2016) dinihari. Petugas saat itu memergoki tiga orang diduga melakukan pencurian buah kelapa sawit tersebut.
Lokasi pencurian itu di Blok 71B/C Gunung Bais Estate, Kecamatan Muara Lakitan yang selama ini menjadi langganan pencuri. Ketiga pencuri itu saat disergap melakukan perlawanan.
Petugas sudah memberikan tembakan peringatan tiga kali, namun pelaku tetap membabi buta menyerang petugas malam itu, terpaksa dilepaskan tembakan terarah ke tubuhnya dan langsung terjatuh. Sedangkan dua pelaku lainnya melarikan diri.
Korban malam itu juga dibawa langsung ke Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau, namun dalam perjalanan menghembuskan napas terakhir dan tetap dibawa untuk diotopsi.
Setelah terjadi penembakan itu, diduga ada segerombolan orang meluapkan aksi secara emosi dengan membakar di rumah dinas General Manager PT Lonsum Gunung Bais.
Padahal malam itu petugas polisi masih berjaga-jaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun segerombolan orang tak dikenal itu langsung bergerak cepat membakar rumah dinas general manager PT Lonsum tak jauh dari areal TKP.
“Kita akan selesaikan permasalahan itu jangan sampai aksi tersebut meluas ke lokasi lain, kita terpaksa menurunkan sejumlah petugas ke lapangan untuk mengantisipasi kerusuhan anarkis,” tandasnya.
Kades Semangus Lama Jusani juga menceritakan kejadian pembakaran rumah dinas general manager itu. Pelakunya hingga saat ini belum diketahui apakah penduduk setempat atau pendatang.
(ANT/B-11)








