BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menyampaikan perkembangan sektor Industri Keuangan Non-Bank atau IKBN di Provinsi Kalteng hingga Juni 2023 ini.
"Sektor IKBN masih tergolong baik dengan Piutang Pembiayaan tumbuh sebesar 27,37 persen yoy dengan NPF sebesar 1,25 persen," kata Otto pada Senin, 26 Juni 2023.
Pada sektor Asuransi, lanjut Otto, Premi pada Triwulan I tahun 2023 sebesar Rp187,48 miliar atau tumbuh sebesar 53,08 persen dengan total klaim sebesar Rp225,18 miliar atau meningkat sebesar 14,82 persen.
Otto menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Kalteng saat ini sudah mulai pulih pasca pandemi Covid-19.
"Memasuki tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan sekaligus harapan bagi perekonomian Indonesia dengan berbagai tekanan dan isu global yang terjadi pada tahun 2022, termasuk juga bagi Kalteng," tuturnya.
--page
Meski demikian, kata Otto, harus diakui pula bahwa tahun 2023 ini merupakan salah satu momentum dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional dimana pada tahun tersebut pandemi Covid-19 sudah mulai mereda sehingga roda perekonomian dapat berjalan.
"Percepatan tersebut tentunya tidak terlepas dari peran Lembaga Jasa Keuangan sebagai lembaga intermediasi," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









