PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memacu pengembangan sektor pariwisata secara optimal, sebagai salah satu penopang perekonomian daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, salah satunya dilakukan dengan menggiatkan program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata.

"Melalui program pemberdayaan ini, kami harapkan mampu mendorong partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mewujudkan iklim yang baik bagi tumbuh kembangnya kepariwisataan," terangnya.

Dia menjabarkan, Kalimantan Tengah memiliki potensi pariwisata luar biasa dengan banyak lokasi yang bisa dijadikan tujuan wisata unggulan dan memiliki nilai jual kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Terdapat banyak lokasi untuk tujuan wisata di Kalimantan Tengah, seperti Lamandau, Murung Raya, Kota Palangka Raya, Katingan, Pulang Pisau, Kapuas, serta kabupaten lainnya," ucapnya.

--page

Potensi destinasi pariwisata di Kalimantan Tengah, mulai dari kawasan pantai, taman nasional, danau, air terjun, wisata budaya, serta lainnya.

Namun tentu saja banyak hal yang masih menjadi tantangan dalam pengembangan tersebut, salah satunya adalah sumber daya manusia (SDM). Oleh karenanya pemerintah bersama-sama terus bersinergi berupaya meningkatkan kapasitas SDM khususnya di bidang pariwisata.

“Melalui program-program pemberdayaan yang dilaksanakan, diharap dapat memberi pemahaman kepada pelaku industri pariwisata di Kalimantan Tengah dalam peningkatan SDM pariwisata yang berdaya saing," tuturnya.

Lebih lanjut Adiah juga mengajak masing-masing pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah untuk terus berinovasi menggali serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki daerah, termasuk agenda-agenda pariwisata yang memiliki daya tarik besar bagi wisatawan.

"Pada 2023 ini Kalimantan Tengah memiliki dua agenda pariwisata yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), yakni Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) serta Festival Babukung di Kabupaten Lamandau," terangnya.

ANTARA