BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani menilai pendidikan anti korupsi sangat penting bagi perkembangan psikologis siswa agar terbentuk mentalitas yang kuat.
Pola pendidikan yang sistematik akan mampu membuat siswa mengenal lebih dini hal-hal yang berkenaan dengan korupsi termasuk sanksi yang akan diterima jika melakukan korupsi.
"Dengan begitu, akan tercipta generasi yang sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi serta tahu akan sanksi yang akan diterima jika melakukan korupsi," katanya, Senin, 17 Juli 2023.
Pendidikan anti korupsi merupakan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya untuk mendorong generasi mendatang mengembangkan sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi.
"Mentalitas anti korupsi ini akan terwujud jika kita secara sadar membina kemampuan generasi mendatang," tuturnya.
--page
Sehingga generasi masa depan mampu mengidentifikasi berbagai kelemahan dari sistem nilai yang mereka mewarisi dan memperbaharui sistem nilai warisan dengan situasi-situasi yang baru. (HENDRI/J)









