BORNEONEWS, Palangka Raya - Operasi Bersinar dengan razia gabungan dari Polres, Polda, Kodim, Denpom, BNN Provinsi dan BNN Kota, berakhir pukul 02.00 WIB, Jumat (8/4/2016). Lima orang diduga positif mengandung narkoba.
Kelima orang itu berasal dari diskotek dan sejumlah karaoke, seperti Karaoke Studio, Happy Pupy, Vino Club, Luna Karaoke dan ke Karaoke Platinum.
"Ada lima orang yang positif diduga mengandung narkoba. Ini akan dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan. Nantinya sembari berkoordinasi dengan pihak BNN guna pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolres AKBP Jukiman, bersama unsur pimpinan Kodim dan BNN, usai razia digelar, di Jalan Cristopel Mihing, pukul 02.15 WIB.
Razia yang berlangsung selama lima jam tersebut diduga sudah bocor. Banyak pengunjung tidak berada di lokasi saat razia. Seperti di Vino Club, Hotel Aquarius, Jalan Imam Bonjol, hanya ada karyawan dan delapan pengunjung di lokasi diskotek.
Selama hampir dua jam tim gabungan melakukan tes urine kepada wanita penghibur dan karyawan serta pengunjung. Diduga seorang karyawan diskotek terindikasi narkoba.
Sama halnya dengan di sejumlah karaoke, baik Studio, Happy Puppy, Platinum, pengunjung sedikit. Di tiga karaoke itu ada empat pengunjung positif narkoba.
"Kami hanya karaoke aja, Pak. Cuma kaget aja pas lagi razia," ujar seorang pengunjung yang tidak mau disebut namanya dengan hasil negatif usai mengikuti tes urine.
Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan saat Operasi Bersinar saja. Pihak Polres akan melakukan koordinasi secara intens untuk melakukan razia gabungan.
"Menunggu koordinasi Polres, apakah nantinya akan dilakukan penanganan ulang atau nantinya didalami lagi," ujar Kepala BNN Provinsi Kombes Kadarmanta. (WAHYUDI HENDRA/m)





