PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Anggota unit pelaksana teknis bidang identifikasi atau Inafis Polres Lamandau mengikuti lomba olah Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) yang dipusatkan di Wisma Bhayangkari Polda Kalteng.

Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono menyampaikan, melalui kegiatan itu diharapkan dapat dijadikan ajang para personel untuk mengasah skil dan meningkatkan kapasitas anggota Unit Inafis dalam pengungkapan kasus kejadian kejahatan.

“Harapannya lomba TPTKP itu bisa dijadikan sebagai ajang untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan anggota dalam mengamankan serta mengolah suatu tempat kejadian perkara,” kata Kapolres saat dikonfirmasi pada Senin, 14 Agustus 2023.

Dia mengatakan, lomba TPTKP juga sebagai ajang pelatihan kembali anggota dalam mengaplikasikan kemampuan mengolah suatu TKP agar tidak rusak. TPTKP merupakan kunci dalam penanganan suatu kasus yang terjadi, apabila dalam olah TPTKP tidak tepat, maka akibatnya akan fatal, sehingga mengakibatkan sulitnya pengungkapan suatu kasus.

“Penanganan pertama TPTKP menjadi dasar pembelajaran mencari petunjuk dalam melakukan penyelidikan,” ujarnya.

--page

Dalam suatu kejadian, kata Kapolres, petugas diminta tidak hanya terpaku pada arah lari pelaku juga saksi yang ada, namun harus memadukan antara olah TKP dengan teknologi seperti CCTV dan lain sebagainya. Menurutnya, Unit Inafis menjadi garda terdepan dalam mengidentifikasi tempat kejadian perkara.

“Proses identifikasi merupakan salah satu bagian dari pengungkapan tindak pidana,” sebut Bronto.

Dia berharap, anggota Polres Lamandau terus mengasah kapasitas, tak hanya sebatas Unit Inafis, namun juga semua jajaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas sebagai polisi profesional yang mampu melindungi dan mengayomi masyarakat. (HENDI NURFALAH/H)