BORNEONEWS- Kuala Kapuas:  Sekitar300 personil dikerahkan dalam operasi gabungan dengan target operasi  utamanyaadalah peredaran narkoba jenis sabu-sabu di RutanKelas IIb Kuala Kapuas. Operasi gabungan yang berlangsung di Rutan Kelas IIbJalan Cilik Riwut Kuala Kapuas itu berlangsung sejak pukul 13.00 Wib hinggaberakhir pukul 15.20 wib.

Dalamoperasi gabungan yang melibatkan Polri, TNI, BNK Kapuas, Dinas Kesehatan,Satpol PP dan pertugas Rutan Kapuas ini dipimpin langsung oleh Kapolres KapuasAKBP H Hendra Rochmawan SIK MH dan didampingi Ketua BNK Kapuas Ir H MuhajirinMP serta Direktur Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Drs Ahmad Sauri.

Pantauandi lapangan, pada operasi yang berlangsung dadakan itu, tim melakukan penyisiranke seluruh ruangan tahanan dan halaman atau taman di sekitar Rutan serta jugamengecek sampai ke atap bangunan Rutan itu. Tim gabungan juga melakukanpenggeledan di seluruh bagian baik itu di badan warga binaan maupun di pakaianatau barang lain yang ada di Rutan.

Timdari Satres Narkoba Polres Kapuas dibantu dua tenaga kesehatan juga melakukantes urine kepada 66 warga binaan yang terdiri dari 38 warga binaan kasusnarkoba dan 28 warga binaan kasus pidana umum. Alhasil dari tes urine yangdilakukan, semua warga binaan dinyatakan negatif dari kandungan narkoba.

"Memang kita masih mencurigai adanyaperputaran dan penggunaan narkoba di rutan ini seperti dengan ditemukannyasejumlah pipet  dan plastik klip yang terkubur di dalam tanah, namun inikemungkinan barang bahari atau milik warga binaan yang lama," ungkapKapolresAKBP H Hendra Rochmawan. (SRI/*)