BORNEONEWS - Kuala Kapuas:  TimGabungan yang terdiri atas Polri, TNI,BNK Kapuas, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan pertugas Rutan Kapuas melakukan operasidadakan di rumah tahanan Kelas II B di Kuala Kapuas.

KapolresKapuas AKBP H Hendra Rochmawan didampingi Direktur Narkoba Polda Kalteng danKepala Rutan Husaini kepada wartawan dalam jumpa persnya usai melakukan operasidi Rutan Kapuas memaparkan bahwa dalam operasi gabungan dengan target utamaperedaran narkoba di Rumah Tahanan ini memberikan hasil bahwa ternyata RutanKapuas dapat dikatakan bersih atau nihil dari peredaran narkoba.

"Memangkita masih mencurigai adanya perputaran dan penggunaan narkoba di rutan iniseperti dengan ditemukannya sejumlah pipet  dan plastik klip yang terkuburdi dalam tanah, namun ini kemungkinan barang bahari atau milik warga binaanyang lama," ungkap Kapolres.

Indikasitidak adanya penggunaan narkoba di Rutan ini lanjutnya salah satu dibuktikandengan tidak ada hasil tes urine warga binaan yang positif kandungan narkoba.Sedangkan barang bukti lain yang juga turut diamankan adalah 63 buah korek apidengan beberapa di antaranya seperti yang digunakan para pelaku narkoba yaknidimodifikasi menggunakan pipa khusus dari jarum suntik.

"Adapuladitemukan 3 buah handphone namun ditemukan terkubur di dalam tanah, ada jugaikat pinggang yang kita sita karena kita kwatirkan dapat menjadi sarana wargabinaan yang berputus asa. Kita juga temukan sejumlah gunting, cutter dansejumlah potongan pipa. Untuk barbuk narkoba nihil," tambah AKBP Hendra.

Ditanyaapakah ada indikasi kebocoran dan manipulasi urine, menurut Kapolres tidak,karena untuk pengambilan urine sudah diawasi sangat ketat sesuai SOP.

"Kitajuga berterima kasih karena warga binaan Kapuas sangat kooperatif dan menyambutbaik kedatangan kita. Kita berharap ke depan Rutan Kapuas tetap bersihNarkoba," tukas AKBP Hendra.sri