SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemkab Sukamara mengharapkan perusahaan dapat membantu dalam mengatasi permasalahan krisis air bersih di Kecamatan Balai Riam dan Kecamatan Permata Kecubung.

"Saat terjadi kekeringan dan masyarakat kesulitan dalam mendapatkan air bersih," kata Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi saat diwawancara, Rabu, 3 September 2023. 

Menurut dia, beberapa wilayah di Kabupaten Sukamara yang rawan terjadi krisis air bersih karena sumber mata air yang menyusut seperti di Kecamatan Balai Riam dan Permata Kecubung dan juga wilayah pesisir.

Untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih masyarakat, maka pihaknya akan koordinasi dengan pihak perusahaan perkebunan untuk membantu melalui  Corporate Sosial Responsibility (CSR). 

"Pihak perusahaan punya mobil tangki sehingga mereka bisa membantu masyarakat diwilayah terdekat dengan perusahaan tersebut," ujar Ahmadi.

--page

Sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih diwilayah pesisir pantai maka diharapkan juga adanya sarana tangki air yang bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat mendapatkan air bersih.

"Dari dinas sosial kita juga harapkan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih saat musim kemarau ini," tukas Ahmadi. (NORHASANAH/J)