BORNEONEWS, Palangka Raya - Protes dari beberapa peternak dan pemotong babi di Palangka Raya ditanggapi bijak oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya dengan berencana membatasi pemasok atau pasokan babi dari luar daerah.
"Mungkin kalau solusi atau jalan tengah kayaknya pemasukan babinya yang dari luar Kalteng akan kita batasi," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno kepada Borneonews pada Kamis, 7 September 2023.
Menurut Ganjar, hal ini juga telah pihaknya sampaikan kepada para peternak babi Palangka Raya yang beberapa waktu lalu datang menyampaikan aspirasinya kepada dinas.
"Jadi babi dari luar nanti pemasukannya bisanya berapa misalnya dengan melihat kebutuhan pemotongan di Kota Palangka Raya, mungkin solusinya begitu," tutur Ganjar lagi.
Sesaat ini menurut Ganjar pihaknya masih menghitung berapa kebutuhan daging babi di Kota Palangka Raya, untuk dapat memutuskan berapa maksimal pasokan dari luar yang dapat diterima.
--page
"Nah kebutuhannya berapa per bulan ini lagi kita cermati," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









