BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pulang Pisau, Andriani menyampaikan bahwa masyarakat Desa Henda memerlukan pelatihan dan pendampingan agar literasi dan inklusi keuangan juga meningkat.
"Masyarakat Desa Henda memerlukan pelatihan dan pendampingan agar literasi dan inklusi keuangan juga meningkat," kata Andriani dalam rilis yang dikirimkan OJK Provinsi Kalteng kepada Borneonews pada Selasa, 19 September 2023.
Hal ini juga disampaikan Andriani ketika OJK Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan edukasi dan sosialisasi Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI kepada Masyarakat dan Perangkat Desa Henda Kabupaten Pulang Pisau pada 12 September 2023 lalu.
"Diharapkan adanya program EKI ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk aktif berkonsultasi mengenai produk dan layanan keuangan," tuturnya lagi.
Kedepannya, lanjut Andriani, Desa Henda diharapkan dapat menjadi desa agrowisata buah semangka dan memberikan nilai jual lebih pada produk buah semangka.
--page
"Selanjutnya, pentingnya pengelolaan keuangan yang baik oleh masyarakat agar terhindar dari jeratan Pinjaman Online Ilegal yang saat ini kian marak," terang Andriani.
Selanjutnya, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy berharap program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI kedepannya dapat terwujud dan terlaksana dengan baik serta memberikan kemudahan akses layanan keuangan.
"Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak seperti Bank Indonesia, Bank Kalteng, BPJS Ketenagakerjaan," tutur Otto. (TESTI PRISCILLA/j)









