BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya menargetkan 70 persen Hewan Penular Rabies atau HPR di Kota Cantik harus sudah tervaksin rabies di akhir 2023.
"Kan kita paling tidak cover 70 persen dari jumlah populasi, karena secara epidemiologi kan untuk aman minimal 70 persen sudah tervaksin," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno pada Senin, 30 Oktober 2023.
Menurut Ganjar, total HPR di Kota Palangka Raya mulai dari anjing, kucing, kera, dan musang kurang lebih ada 9.000 ekor.
Sementara vaksin yang disiapkan baik dari APBD Murni, APBD Perubahan, maupun jatah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ada sekitar 8.500 dosis vaksin rabies.
"Kita punya 8.000 sampai 8.500 dosis vaksin, dari 9.000 populasi HPR. Kita kalau populasi 9.000, tercover 8.000 kan artinya sudah lebih dari 70 persen," tuturnya.
--page
Data sementara per akhir September 2023, lanjutnya, sudah ada 7.881 ekor HPR yang sudah tervaksin rabies.
"Sudah tujuh ribuan HPR yang divaksin terdiri dari 6.347 ekor Anjing, 1.527 ekor Kucing, dan 7 ekor Kera. Sehingga per akhir September 2023 berjumlah 7.881 ekor HPR," kata Ganjar.(TESTI PRISCILLA/Y)









