PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy mengatakan, pihaknya berkomitmen mendorong peningkatan financial wellbeing.

"OJK berkomitmen mendorong peningkatan financial wellbeing masyarakat melalui perluasan jangkauan program literasi dan edukasi serta inklusi keuangan secara online maupun offline yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia," kata Otto pada Senin, 30 Oktober 2023 menyampaikan rilis Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK bulan Oktober.

Sepanjang bulan Oktober 2023 ini, lanjut Otto, OJK bersama seluruh stakeholder Kementerian/Lembaga terkait, SRO, Asosiasi, Lembaga Jasa Keuangan atau LJK dan e-commerce telah menyelenggarakan lebih dari 2.851 program penguatan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia dalam rangka menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan atau BIK yang rutin diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2016.

"Diharapkan akan mendorong pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024," tuturnya.

Orientasi utama lokasi penyelenggaraan BIK pada tahun ini kata Otto adalah daerah-daerah dengan tingkat literasi dan inklusi yang masih di bawah rata-rata nasional, dan mengutamakan daerah dengan kategori Terdepan, Terluar, Tertinggal atau Daerah 3T.

--page

"Pelaksanaan BIK 2023 mengambil tema Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera. Dalam bentuk kegiatan edukasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah, kegiatan edukasi keuangan yang mengarah kepada penyandang disabilitas, masyarakat Daerah 3T dan mahasiswa di Tomohon serta pelaksanaan kegiatan Puncak BIK yang dilaksanakan secara serentak di Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Maluku Utara," jelasnya.

Kemudian digelar juga Pameran Lembaga Jasa Keuangan atau LJK dan Parade Duta Batik LJK yang mendukung kelestarian budaya dan UMKM Batik di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selain itu ada Grand Launching Desa Wisata Batu Belimbing 2.0 di Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI Desa Wisata Batu Belimbing, Singkawang, Kalimantan Barat.

"Ada juga Festival Budaya EKI dengan Desa Pekunden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sebagai Pilot Project.Kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi komunitas perempuan di daerah dengan tema Wanita Cerdas Keuangan Ciptakan Keluarga Sejahtera di Banjarmasin, Kalimantan Selatan," bebernya lagi.

Ada pula Pasar Keuangan Rakyat disertai business matching antara UMKM dan LJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ekspo produk dan layanan lembaga jasa keuangan, bazar UMKM, talkshow edukasi keuangan dan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Selain itu ada kegiatan "kick off" Sinergi Akselerasi Keuangan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas antara OJK dengan Komisi Nasional Disabilitas dan Pemerintah yang diwakili Staf Khusus Presiden pada Puncak BIK di Yogyakarta.

--page

Terakhir, ada kegiatan inklusi keuangan syariah di Komunitas Santri melalui forum edukasi dan temu bisnis, sekaligus mendorong para santri menjadi pelaku bisnis atau santripreneur berbasis syariah. (TESTI PRISCILLA/H)