UPAYA untuk mengantisipasi dan menanggulangi bahaya narkoba di masyarakat Pulang Pisau, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat melebarkan sayap dengan menggerakkan Kader Anti Narkoba (KAN).


Menurut Ketua  BNNK Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, selain menggerakkan organisasi sayap kata dia keterlibatan dan masyarakat, peran orang tua, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lingkungan menjadi pilar utama penangkalnya.


“Ini sangat beralasan mengi­ngat peredaran narkoba semakin marak. Mirisnya lagi, sasaran paling mudah adalah kawasan pelosok. Semua ini dilakukan lantaran di sana mudah untuk memasarkan barang tersebut,” kata Taty, Jumat (22/4/2016).


Wakil Bupati di Bumi Handep Hapakat itu juga berharap pemutusan mata rantai narkoba yang mulai melibatkan generasi muda produktif tersebut dapat diperangi secara bersama-sama. Tanpa adanya niat dan kebersamaan dalam pemberantasannya, tentunya akan membuat upaya peredaran barang haram ini semakin menggeliat.


“Semua harus kita putus secara bersama-sama mata rantai peredarannya. Apabila tahu adanya geliat peredaran barang haram ini sebaiknya segera berkoordinasi dengan penegak hukum dan BNK,” katanya.


Demikian juga dikatakan Ketua KAN Kabupaten Pulang Pisau M Yakin Effendy. Ia mengatakan, dalam pemutusan mata rantai peredaran narkoba ini tentu tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Semuanya harus dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinir dengan baik. 


“Para pengedar juga mempunyai jaringan dalam menyikapi keberadaan narkoba ini. Untuk itu perlu strategi dan langkah yang cepat dan tepat dalam memerangi peredaran narkoba ini,” kata Yakin. 

(DY/B-5)