BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa dalam rentang Januari hingga Agustus 2023 ini masyarakat Kalteng sudah manfaatkan layanan konsumen OJK hingga 1.046 permintaan.
"Per Agustus 2023, masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah yang memanfaatkan layanan konsumen kepada OJK melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen atau APPK sebanyak 1.046 permintaan layanan," kata Otto pada Selasa, 14 November 2023.
Di antaranya, lanjut Otto, ada 115 untuk layanan pemberian informasi kepada konsumen, 63 pengaduan dan 868 layanan dalam bentuk pertanyaan konsumen.
"Berdasarkan layanan pengaduan tersebut, sektor yang paling banyak dikonsultasikan adalah terkait Fintech Pinjaman Online, perbankan, pertanyaan mengenai legalitas lembaga jasa keuangan dan layanan SLIK," terang Otto lagi.
--page
Perkembangan hasil dari layanan pengaduan konsumen per Agustus 2023, bebernya, tercatat 63 pengaduan dengan status selesai sebanyak 59 dan 4 masih aktif.
"OJK Kalteng juga menerima sebanyak 48 layanan konsumen secara walk-in yang terdiri dari 36 pengaduan dan sisanya 12 layanan informasi, pengaduan tersebut telah terselesaikan secara langsung pada saat konsumen melakukan konsultasi," jelasnya lagi.
Konsultasi dan pengaduan konsumen didominasi permasalahan terkait kendala mengenai SLIK, hutang pada perusahaan pembiayaan serta pinjaman online. (TESTI PRISCILLA/j)









