BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa sebanyak 270 sampel rumah tangga dari tiga kabupaten dijadikan sampel dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK 2024.
"Sampel Blok Sensus yang akan diambil sebanyak 9 Blok Sensus per kabupaten, dengan total sampel rumah tangga sebanyak 270," kata Eko dalam keterangan resminya melalui rilis OJK Provinsi Kalteng pada Rabu, 13 Desember 2023.
Selanjutnya, kata Eko, metode pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara tatap muka langsung menggunakan CAPI atau Computer-Assisted Personal Interview dengan pelaksanaan lapangan mulai tanggal 9 Januari sampai dengan 5 Februari 2024.
Sementara itu, Deputi Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Erwan Suryono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Survei SNLIK 2024 ini dilakukan sebagai salah satu bentuk evaluasi sekaligus pemetaan terhadap kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, OJK melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK setiap 3 tahun, yang dimulai sejak tahun 2013 dan dilanjutkan pada tahun 2016, 2019 dan 2022.
"Direncanakan ke depan akan dilakukan setiap tahun," tutur Erwan lagi.
--page
Pada tanggal 20 November 2023, lanjutnya, telah ditandatangani Perjanjian Kerja Sama atau PKS tahun 2023 antara Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi Otoritas Jasa Keuangan dan Sekretariat Utama Badan Pusat Statistik tentang Persiapan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.
"OJK dan Pemerintah berharap dengan adanya hasil survei dapat memberikan gambaran yang akurat terkait dengan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia khususnya yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga program kerja yang disusun dapat tepat sasaran dan berjalan lebih efektif," bebernya.
Pada Pelatihan Petugas Lapangan SNLIK ini juga terdapat materi mengenai Pengenalan OJK dan SNLIK yang dijelaskan oleh Analis Bagian Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Kantor OJK Peovinsi Kalimantan Tengah, Ricky Chandra, dan Materi pembekalan pada petugas lapangan disampaikan oleh Instruktur Nasional yakni Statistisi Ahli Muda Kantor BPS Provinsi Kalimantan Tengah, M Taufiqurrahman. (TESTI PRISCILLA/j)









