BORNEONEWS, Palangka Raya – Aktivitas jasa transportasi di Kalimantan Tengah mengalami penurunan pada Agustus 2026. Penurunan terlihat baik pada angkutan udara maupun angkutan laut, terutama dari jumlah penumpang.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Taufiqurrahman, mengatakan jumlah penumpang angkutan udara pada Agustus 2026 mencapai 135.353 orang. Angka tersebut turun 6,53 persen dibandingkan Juli yang mencapai 144.814 orang.
“Frekuensi penerbangan juga mengalami penurunan sebesar 3,97 persen, dari 1.863 penerbangan pada Juli menjadi 1.789 penerbangan pada Agustus,” kata Taufiqurrahman dalam rilis Berita Resmi Statistik, Kamis, 1 Oktober 2026.
Penurunan juga terjadi pada lalu lintas barang melalui angkutan udara. Pada Agustus tercatat sebanyak 1.957 ton barang diangkut melalui jalur udara, turun 3,26 persen dibandingkan Juli yang mencapai 2.023 ton.
Menurut Taufiqurrahman, aktivitas angkutan udara di Kalteng masih terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut. Selama Agustus, bandara tersebut melayani 53,08 persen dari total penumpang angkutan udara dan 68,11 persen arus barang melalui udara.
Sementara itu, aktivitas angkutan laut juga mengalami penurunan. Frekuensi kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan Kalteng turun 12,89 persen, dari 1.024 kunjungan pada Juli menjadi 892 kunjungan pada Agustus 2026.
Penurunan lebih besar terjadi pada jumlah penumpang kapal laut. Jumlahnya berkurang 31,65 persen, dari 56.041 orang pada Juli menjadi 38.305 orang pada Agustus.
“Untuk angkutan barang melalui laut, penurunannya sebesar 2,94 persen, dari 2,23 juta ton pada Juli menjadi 2,16 juta ton pada Agustus,” jelasnya.
Aktivitas penumpang angkutan laut selama Agustus paling banyak terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai dengan kontribusi 82,23 persen. Sementara arus barang melalui angkutan laut paling banyak berada di Pelabuhan Sampit, yang mencapai 60,05 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa penurunan aktivitas transportasi Kalteng pada Agustus terutama terlihat dari jumlah penumpang, dengan angkutan laut mencatat penurunan lebih dalam dibandingkan angkutan udara. (TESTI PRISCILLA/y)









