BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menyampaikan inflasi Kalteng masih rendah.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 1 Desember 2023, Kalteng masuk 10 provinsi terendah atau di urutan kedelapan.
“Inflasi gabungan kota per-provinsi (y-o-y), Kalteng masuk 10 provinsi terendah di urutan kedelapan yakni sebesar 2,58 persen,” ungkap Yuas usai Rakor inflasi bersama Kemendagri dan leading sektor terkait, Rabu, 27 Desember 2023.
Ia mengaku bersyukur inflasi di Kalteng bisa terkendali. Menurutnya, itu adalah keberhasilan dari gubernur yang terus menginstruksikan TPID maupun Satgas Pangan untuk menekan inflasi sesuai dengan instruksi Presiden.
Sebagai informasi berdasarkan rilis BPS Kalteng 1 Desember 2023, inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 118,34 pada November 2023.
--page
BPS menyebutkan dari 90 kota IHK, 79 kota mengalami inflasi, sedangkan 11 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bandar Lampung sebesar 1,05 persen dengan IHK sebesar 118,64 dan deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 0,51 persen dengan IHK sebesar 118,00. (HERMAWAN DP/Y)









