PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Harga kelompok pakaian dan alas kaki di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami kenaikan pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng mencatat kelompok tersebut mengalami inflasi year on year atau y-on-y sebesar 2,03 persen.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengatakan kenaikan tersebut tercermin dari indeks kelompok pakaian dan alas kaki yang meningkat dari 104,64 pada Agustus 2025 menjadi 106,76 pada Agustus 2026.

Jika dilihat berdasarkan subkelompok, pakaian mengalami inflasi y-on-y sebesar 1,42 persen, sedangkan subkelompok alas kaki mengalami kenaikan lebih tinggi, yakni 4,53 persen.

“Kelompok pakaian dan alas kaki pada Agustus 2026 mengalami inflasi y-on-y sebesar 2,03 persen,” kata Toto pada Rabu, 2 September 2026.

Secara tahunan, kelompok pakaian dan alas kaki memberikan andil terhadap inflasi Kalteng sebesar 0,09 persen.

Sejumlah komoditas menjadi penyumbang inflasi dalam kelompok tersebut. Ongkos binatu atau laundry memberikan andil terbesar, yakni 0,02 persen.

Sementara itu, seragam sekolah anak, sandal karet pria, sepatu anak, sepatu pria, dan ongkos jahit masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Kenaikan harga seragam sekolah anak juga terlihat dalam pergerakan inflasi secara bulanan. Pada Agustus 2026, kelompok pakaian dan alas kaki memberikan andil inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,02 persen.

Komoditas yang paling dominan memberikan andil terhadap inflasi bulanan tersebut adalah seragam sekolah anak, dengan andil sebesar 0,005 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan sandang, termasuk perlengkapan sekolah, turut memberikan tekanan terhadap inflasi di Kalteng, meskipun kontribusinya relatif kecil dibandingkan kelompok pengeluaran lainnya. (TESTI PRISCILLA/H)