PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menerima 72 Layanan konsumen Walk-in selama periode Oktober 2023.

"OJK Kalteng menerima sebanyak 72 layanan konsumen secara walk-in yang terdiri dari 57 pengaduan dan sisanya 15 layanan informasi," kata Kepala OJK Provinsi Kalteng, Otto Fitriandy pada Sabtu, 30 Desember 2023.

Pengaduan tersebut, lanjut Otto, telah terselesaikan secara langsung pada saat konsumen melakukan konsultasi.

"Konsultasi dan pengaduan konsumen didominasi permasalahan terkait kendala mengenai SLIK, kredit pada perusahaan pembiayaan serta pinjaman online," terangnya.

Selain itu Otto menjelaskan OJK Kalteng juga memberikan layanan konsumen kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen atau APPK sebanyak 1.590 permintaan layanan.

--page

"OJK Kalteng memberikan layanan konsumen oleh masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen atau APPK sebanyak 1.590 permintaan layanan hingga November 2023," jelas Otto.

Di antaranya, lanjut Otto, 167 untuk layanan pemberian informasi kepada konsumen, 104 pengaduan dan 1.319 layanan dalam bentuk pertanyaan konsumen.

"Berdasarkan layanan pengaduan tersebut, sektor yang paling banyak dikonsultasikan adalah terkait Fintech Pinjaman Online, perbankan, Perusahaan Pembiayaan, pertanyaan mengenai legalitas lembaga jasa keuangan dan layanan SLIK," jelas Otto lagi.

Perkembangan hasil dari layanan pengaduan konsumen per November 2023, terangnya, tercatat 104 pengaduan.

"Dengan status aktif sebanyak 4 layanan dan dengan status selesai sebanyak 100 pengaduan," katanya. (TESTI PRISCILLA/Y)