BORNEONEWS, Palangka Raya - Siti Rukayah, 70, warga Jalan Tjilik Riwut, Km 7, Palangka Raya yang tinggal sebatang kara di sebuah warung, tiga kali diteror maling selama tiga pekan.


Barang jualannya berupa etalase plus puluhan rokok berbagai merek digasak maling. Peristiwa terbaru ini terjadi pada Senin (9/5/2016) sekitar pukul 03.20 WIB.


Dua pekan lalu, warungnya juga digerayangi maling hingga ratusan ribu hasil penjualan usahanya raib. Sepekan kemudian, warungnya kembali didatangi maling. Kali ini belasan bungkus rokok yang hilang.


Dua kasus tersebut tidak diaporkan korban ke polisi hingga datang ketiga kalinya dia menjadi korban pencurian. Siti pun keberatan dan akhirnya melapor ke Polres Palangka Raya.


Pada kejadian terakhir itu, pelaku mengambil etalase beserta rokok. Warung milik Siti memang tidak terkunci. Hanya tertutup spanduk yang siapa saja tentu dapat membuka lalu melihat barang jualan.


Ketika kejadian terjadi korban sedang tertidur pulas. Meski demikian, nenek itu sempat mendengar ada suara seseorang. Namun ketika dia melakukan pengecekan, sudah tidak ada apa-apa dan hanya diketahui etalase beserta rokok yang raib. (BUDI YULIANTO/m)