PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa transaksi saham di Kalteng pada akhir tahun 2023 yang lalu mencapai Rp1,33 Triliun.

"Jumlah transaksi saham pada bulan November 2023 sebesar Rp1,33 triliun," kata Otto dalam keterangan resminya pada Minggu, 21 Januari 2024.

Menurut Otto, angka ini meningkat sebesar Rp965,05 miliar dari tahun sebelumnya. Catatan Borneonews, jumlah transaksi saham di bulan Oktober 2023 sebesar Rp340,67 Miliar.

"Total Saham pada bulan November 2023 dimiliki sebesar Rp1,44 triliun menurun sebesar Rp39,7 miliar dari tahun sebelumnya," kata Otto lagi.

Kondisi ini menurut Otto menunjukkan bahwa pada sektor Pasar Modal Kalteng di akhir tahun 2023 memili kinerja yang sangat baik.

--page

"Ini juga ditandai dengan jumlah investor selalu meningkat dari tahun ke tahun," jelasnya.

Sampai dengan November 2023 menurut Otto jumlah investor saham bertambah 16.870 investor dari tahun sebelumnya. (TESTI PRISCILLA/H)