PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengatakan, kurang lebih 96 ribu orang atau 60 persen dari tamatan SMA terkendala dalam melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi S1.

Hal ini ditemukannya, berdasarkan pantauan dilapangan dan data pendidikan di Kalteng. Yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi (kuliah) baru 30 persen saja.

Kondisi ini membuatnya miris, dan menyimpulkan bahwa masih banyak anak-anak lulusan SMA di Kalimantan Tengah tidak berkesempatan melanjutkan kuliah.

"Untuk itu, tahun ini kami bersama bapa wakil gubernur, pemerintah kabupaten/kota merancangkan startegi dengan membuat bantuan beasiswa," katanya, Senin, 22 Januari 2024.

Menurutnya, anak-anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan biaya ekonomi dan hal ini tentu didominasi oleh kalangan anak tidak mampu. 

--page

Pendataan anak-anak yang tidak mampu pihaknya lakukan menyasar sampai sekolah-sekolah SMA pelosok, agar adanya pemerataan bantuan yang diberikan.

"Ini adalah bentuk komitmen kami bersama untuk memajukan sektor pendisikan kita, agar anak-anak kita ini dapat merasakan bangku kuliah," tandasnya. (MARINI/H)