BORNEONEWS, Gunung Mas - Bupati Gunung Mas (Gumas) Rony Karlos didampingi isterinya Hera Maretina dan sejumlah pejabat dilingan Pemerintah Kabupaten Gumas. Melakukan kunjungan kerja dalam rangka safari Haring Kaharingan di Balai Kaharingan Ambun Hadurut, Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Rabu (11/5/2016) malam.

Kegiatan itu untuk memperingati hari raya Haring Kaharingan yang diperingati setiap 4 Mei oleh umat agama Hindu Kaharingan. Sememtara tujuan safari Haring Kaharingan adalah untuk mempererat hubungan antara jajaran Pemkab Gumas dengan semua umat Hindu Kaharingan di wilayah tersebut.

Ketika menyampaikan sambutan, salah satu yang menjadi perhatian Wabub Gumas Rony yakni terkait penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang. Pasalnya, peredatan narkoba di wilayah Kecamatan Kahayan Hulu Utara dan sekitarnya, cukup marak dan sangat memprihatinkan.

"Kita harus bersama-sama memerangi peredaran narkoba didaerah ini," kata Rony Karlos dihadapan ratusan umat Hindu Kaharingan yang menghadiri safari Haring Kaharingan.

Dia menyampaikan, peredaran narkoba di wilayah di Kabupaten Gumas sangat marak. Sementara peredaran narkoba yang cukup banyak di kalangan pekerja tambang emas masyarakat. Untuk itu hal tersebut harus menjadi perhatian bersama dalam melakukan pencegahan dan pengawasan.

"Kabupaten Gunung Mas menjadi target BNN (Badan Narkotika Nasional). Sebab peredaran narkoba di daerah ini sangat marak dan memprihatinkan," ungkap Rony Karlos yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Gumas.

Pada kesempatan tersebut, Rony mengajak semua umat Hindu Kaharingan untuk bersama-sama dan memperketat pengawasan terhadap anak dan para generasi muda. Pasalnya, pergaulan dan tantangan yang dihadapi para generasi muda sangat beragam. Bahkan, cukup banyak anak muda yang menghirup lem, bensin, minum alkohol dan lainnya yang bisa merusak kehidupan.

"Mari kita bersama-sama menjaga menjaga anak-anak kita supaya tidak terlibat pergaulan yang negatif. Agar mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik," pesan Rony. (EPRA SENTOSA/m)