BORNEONEWS, Sampit - Entah apa jadinya kalau sampai jajaran Polsek Baamang terlambat datang beberapa menit saja. Pasti Jumadin, alias Alus, 17, warga Dusun Runting Tada, Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kotim, sudah tak bernyawa akibat dibakar oleh warga yang mendapatinya sedang mencuri motor milik Pitoyo.
Namun upaya pembakaran oleh warga itu gagal karena anggota polsek dengan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Jl Samekto, Kecamatan Baamang, Senin (16/5/2016) sekitar pukul 23.30 WIB.
“Sekujur tubuh pelaku sudah disiram bensin oleh warga. Namun belum sempat dibakar karena kami lebih dulu datang ke TKP,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, melalui Kapolsek Baamang Iptu I Made Rudia, Selasa (17/5/2016).
Setelah polisi datang ke tempat itu, mereka langsung mengamankan pelaku dari masa yang sudah geram. Selain itu, aparat juga langsung memintai keterangan terhadap korban dan sejumlah warga. Dari informasi yang dihimpun, Alus ternyata tidak sendirian. Ia bersama temannya, Witriansyah, 16, yang kabur mengendarai motornya.
Sementara pencurian motor itu memang sudah direncanakan oleh mereka. Saat itu Alus bersama temannya langsung beraksi mengendarai motor ke arah Jl Samekto sekitar pukul 23.30 WIB. Sesampainya di TKP, mereka melihat motor Honda Supra Fit sedang terparkir di dalam warung dengan pintu masih terbuka.
Kemudian Alus turun mengambil motor tersebut. Sedangkan Witriansyah hanya menunggu di atas kendaraan roda dua yang mereka gunakan.
Namun pada saat pelaku hendak menghidupkan motor yang ia curi, ternyata ban depan kendaraan tersebut dirantai oleh korban. Dengan cepat ia mendatangi temannya yang berada di atas motor.
Tetapi upaya pelariannya tersebut gagal, karena warga mengetahui aksinya dan langsung menangkap tersangka tersebut. Melihat Alus tertangkap, Witriansyah pun langsung menghidupkan motornya dan kabur dari tempat itu.
Warga lainnya yang mengetahui ulah Alus langsung geram, dan berusaha memukuli serta hendak membakarnya. Bahkan sekujur tubuh alus sudah dibasahi bensin. Beruntung polisi yang mendapatkan laporan itu langsung bergerak cepat dan mendatangi TKP. Sehingga aksi masyarakat berhasil digagalkan.
“Saat ini pelaku masih kami periksa secara intensif, sedangkan korban dan saksi juga kami mintai keterangan,” ungkap Rudia.
Sementara untuk teman Alus yang kabur masih dilakukan pengejaran oleh aparat. (M HAMIM/m)





