PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menyampaikan perkembangan sektor UMKM di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini.

"Perkembangan Sektor UMKM di Kalimantan Tengah jika dilihat segi UMKM dengan sektor ekonomi tertinggi adalah perdagangan besar, pertanian, jasa kemasyarakatan, konstruksi dan penyedia akomodasi," kata Otto pada Kamis, 7 Maret 2024.

Menurut Otto, segi UMKM pada sektor perdagangan besar mencapai Rp7,06 Triliun yang secara tahunan meningkat hingga 7,32 persen.

"Disusul sektor pertanian yang mencapai Rp5,21 Triliun, meningkat secara tahunan sebesar 23,18 persen," katanya.

Kemudian, lanjut Otto, yakni sektor Jasa Kemasyarakatan yang mencapai Rp0,78 Triliun atau meningkat 27,01 persen secara tahunan.

--page

"Lalu sektor konstruksi itu mencapai Rp0,75 Triliun, mengalami penurunan 6,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya," terang Otto lagi.

Terakhir, katanya, yakni sektor penyedia akomodasi yang mencapai Rp0,61 Triliun atau meningkat 32,05 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Sehingga total untuk sektor UMKM Kalteng di Februari 2024 ini mencapai Rp16,08 Triliun atau meningkat sebesar 10,88 persen," jelas Otto. (TESTI PRISCILLA/H)