BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy pada Sabtu, 9 Maret 2024 mengatakan bahwa Sektor Jasa Keuangan Kalimantan secara regional harus dikembangkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pertumbuhan ekonomi nasional masih terus tumbuh, kata Otto, pada triwulan 4 2023 tercatat sebesar 5,04 persen yoy atau tahunan dan 5,05 persen c-to-c atau triwulan-an.
Sejalan dengan Nasional, katanya lagi, perekonomian Regional Kalimantan juga tumbuh pada triwulan 4 2023 yakni sebesar 5,48 persen yoy dan 5,43 persen c-to-c.
"Kontribusi PDRB Regional Kalimantan terhadap PDB nasional mencapai 8,49 persen," kata Otto.
Kontribusi ini menurutnya menempati posisi ketiga setelah Sumatera sebesar 22,01 persen dan Jawa yang mencapai 57,05 persen.
--page
"Dengan adanya IKN, diharapkan dapat memberikan kontribusi terbesar untuk perekonomian Kalimantan," tuturnya lagi.
Secara y-o-y di TW 4 2023, lanjut Otto, ekonomi di Kalteng dan Kaltim tumbuh lebih tinggi bila dibandingkan Nasional dan di Regional Kalimantan yaitu masing-masing 6,49 persen dan 5,76 persen, disusul Kalbar 4,90 persen, Kalsel 4,69 persen dan Kaltara 4,61 persen.(TESTI PRISCILLA/H)









