PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - OJK Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD Semester II Tahun 2023 dengan mengundang Gubernur Kalimantan Tengah, seluruh Bupati dan Walikota, dan lembaga jasa keuangan, serta Pengurus dan Anggota Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah se-Provinsi Kalimantan Tengah.

"Kegiatan Rapat Koordinasi TPAKD se-Provinsi Kalimantan Tengah ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun untuk monitoring dan evaluasi program kerja tahun 2023 serta arahan strategis dalam rangka menyusun program kerja Tahun 2024," kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy dalam rilisnya pada Rabu, 20 Maret 2024.

Dalam laporannya, Otto menyampaikan bahwa terdapat gap antara indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalteng tahun 2022 sebesar 48,57 persen.

"Melalui rapat koordinasi ini diharapkan selain dapat meningkatkan akses keuangan masyarakat di seluruh pelosok namun juga dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan," bebernya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sri Widarnani dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kabupaten/Kota yang telah menyampaikan laporan baik laporan secara tepat waktu.

--page

"Sebagai bahan evaluasi bersama saya berharap masing-masing TPAKD dapat berkolaborasi dan bekerjasama dalam rangka mewujudkan tujuan pembentukan TPAKD yakni memperluas akses keuangan di daerah," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)