BORNEONEWS, Seruyan - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Seruyan, diminta lebih meningkatkan pengawasan areal lahan pertanian petani memasuki musim kemarau tahun ini. Sebab minimnya guyuran hujan saat musim kemarau, sangat dikhawatirkan mendatangkan dampak buruk yakni munculnya kendala capaian terhadap hasil pertanian lanjutan.
Penggiat aktivitas pertanian di Kuala Pembuang, Hendro (30) mengatakan, permasalahan gagal panen yang dulunya pernah dialami puluhan petani di beberapa kecamatan di Seruyan, hendaknya jadi tolak ukur bagi dinas terkait untuk menentukan beberapa prioritas tata cara penanganan untuk lahan pertanian di wilayah lain di Seruyan.
“Saat musim kemarau ketika permasalahan gagal panen petani didapati, asumsi saya salah satu faktor penyebabnya musim kemarau. Musim peralihan dari penghujan yang mengharuskan petani bisa lebih intensif kewaspadaan terkait berjalannya aktivitas pertanian di lapangan. Kemarau pasokan air pada lahan pertanian menjadi kering. Sehingga menyebabkan pertumbuhan padi dan tanaman pangan lainnya terhambat hingga memasuki masa subur dan persiapan panen,” kata Hendro, yang juga petani di Kecamatan Seruyan Hilir kepada Borneonews di Kuala Pembuang, Selasa (31/5/2016).
Hendro mengingatkan, salah satu upaya kembali bisa dilakukan dinas terkait, dengan lebih mengintensifkan keberadaan saluran irigasi pengairan. “Distanak diharapkan terus menerapkan upaya antisipasi pencegahan. Sehingga tidak ada lagi petani yang mengalami gagal panen. Ini sekedar untuk mengingatkan,” ujarnya.
Terlepas dari permasalahan yang dikhawatirkan itu, Hendro tetap mengapresiasi langsung pihak dinas terkait dalam upaya menyokong tingkatan hasil produksi padi misalnya. Hasil upaya yang berhasil dicapai, adalah melalui kegiatan panen raya yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan bersama.
“Harapan kami selaku penggiat pertanian, Distanak bersama petani bisa saling bergandengan membangun sektor pertanian yang ada agar bisa lebih maju. Upaya pendekatan bersama harus lebih ditingkatkan. Mengingat keterlibatan petani sangat mempengaruhi sekali terhadap capaian hasil program pertanian yang ingin dicapai sesuai keinginan dan harapan pemerintah daerah,” katanya. (PARNEN/N).
Distanak Diminta Awasi Lahan Pertanian Masuki Musim Kemarau
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Waspadai Risiko ISPA Selama Musim Kemarau
Musim Kemarau, Ikan Lais Melimpah di Petuk Katimpun
Butuh 40 Ribu Liter Air per Hari untuk Selamatkan Tanaman Sepanjang Jalan Kota Sampit Saat Musim Kemarau
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







