PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Nuryakin mengapresiasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengapresiasi TPID Kalteng dalam menjaga inflasi Kalteng.

Berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalteng inflasi di Provinsi Kalteng berada di urutan 26 sebesar 2,72 persen year on year (y-on-y) pada Senin, Tanggal 3 Juni 2024. Angka ini lebih rendah dari inflasi Nasional sebesar 2,84 persen y-on-y.

“Inflasi Kalteng saat ini lebih rendah dari nasional berada di urutan ke 26 nasional,” ungkap Nuryakin, baru baru ini.

Menurutnya hal ini menunjukkan komitmen bersama, yang berjalan seiring dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten serta kota, melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Nuryakin menekankan, pentingnya kehadiran pemerintah melalui tim pengendali inflasi daerah dalam melakukan penanganan inflasi.

--page

"Apa yang kita lakukan selama ini, di bawah komando bapak Gubernur Sugianto Sabran, adalah bentuk hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang mengalami kesulitan,” tuturnya.

“Pasar murah, pasar penyeimbang bantuan sosial, gerakan tanam cabai, gerakan pemanfaatan pekarangan adalah bentuk upaya dan program yang konsisten kita jalankan,” tambahnya. (HERMAWAN DP/j)