PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otto Fitriandy berpamitan dari jabatannya sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini diungkapkan dengan OJK Kalteng yang mengadakan acara Media Gathering yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kerja sama dengan media pada Kamis, 6 Juni 2024 petang di salah satu kafe di Kota Palangka Raya. Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan media serta jajaran pejabat OJK.

Dalam acara tersebut, mantan Kepala OJK Kalimantan Tengah yang kini menjabat sebagai Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang baik dengan media selama masa jabatannya di Kalimantan Tengah selama kurang lebih empat tahun.

"Saya berharap agar sinergi yang telah terjalin antara media dan OJK dapat terus ditingkatkan di masa depan di bawah kepemimpinan Kepala OJK Kalimantan Tengah yang baru, Primandanu Febriyan Aziz," kata Otto.

Otto menyampaikan bahwa pihaknya sangat menghargai dukungan dan kerja sama media selama ini.

"Saya berharap, di bawah kepemimpinan Pak Primandanu, hubungan baik ini akan terus berlanjut dan semakin kuat," ujar Otto Fitriandy lagi.

--page

Sementara itu, Kepala OJK Kalimantan Tengah yang baru, Primandanu Febriyan Aziz, menyatakan bahwa peran media sangat penting bagi OJK dalam menyebarkan informasi terkait berbagai program yang dilakukan oleh OJK.

"Kerjasama yang baik dengan media memungkinkan penyampaian informasi dan sosialisasi program-program OJK kepada masyarakat menjadi lebih efektif," tutur Primandanu, yang akrab disapa Danu ini.

Dengan adanya kerja sama yang baik dengan media, Danu berharap dapat menyampaikan informasi terkait program-program OJK secara lebih luas dan efektif kepada masyarakat.

"Media memiliki peran strategis dalam mengedukasi publik tentang berbagai hal yang berkaitan dengan sektor jasa keuangan," kata Danu.

Acara Media Gathering ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara OJK dan media, serta mendukung upaya OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)