BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Upaya pemberantasan Narkoba dan obat keras terus di galakan pihak Polres kapuas namun belum satu pun menyentuh para bandar yang sering menjadi otak peredaran Zenith di Kabupaten Kapuas.


"Jangan hanya menangkap pengedar ecek-ecek saja,tetapi harus yang di berantas itu para bandar zenit yang sering menyuplai barang haram tersebut," kata Jalaludin, Ketua Korps Alumnus Himpunan Mahasiswa Islam( KAHMI), Senin( 6/6/2016).


Ia meminta kepada pihak Polres Kapuas agar benar-benar serius menangani peredaran Zenith yang semakin meresahkan. Banyak generasi mudah bahkan pelajar yang menjadi sasaran,para pengedar barang haram ini, karena harga murah dan mudah didapat. Bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini seharusnya para bandar itu ditumpas sampai ke akarnya.


"Kalau setiap penagkapan hanya pengedar, sampai kapan masalah Zenith ini bisa diatasi? Apa lagi ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Kalau bandarnya ditangkap tentu akan mengharumkan nama kepolisan,"imbuhnya.


Sementara Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang mengatakan, pihaknya  menangkap tiga orang tersangka di tempat berbeda yaitu Linda Wati, 31, warga Jalan Trans Kalimantan Handil Sungai Baras Rt 17  Kelurahan Selat hulu.


"Pelaku ini tertangkap tangan saat menjual Zenith di warung kopinya oleh petugas saat melakukan razia. Dari tangan tersangka diamankan 430 butir Zenith dan uang tunai Rp300.000," kata AKBP Jukiman Situmorang, saat jumpa pers di Mako Polres Kapuas.


Lanjut Mantan Kapolres Kota Palangka Raya ini, pihaknya juga menangkap dua pelaku yaitu Haidir, 49, warga Sare Pulau, Kelurahan Mambulau Rt 004, Kecamatan Bataguh, dan M Gusti Arbaim, warga Jalan Tandean RT 06 Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat. Kedua pelaku ditangkap di Jalan Melati saat melakukan transaksi jual beli Zenith. Dari tangan tersangka disita Zenith 926 butir serta uang Rp50,000.


"Saya sangat apresiasi partisipasi masyarakat yang sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba termasuk Zenith, dan penangkapan kedua pelaku ini berdasarkan informasi dari masyarakat," tuturnya.


Ia menegaskan pihak Polres Kapuas selalu melakukan giat yang ditingkatkan seperti razia di malam hari baik di tempat hiburan malam, warung remang-remang, dan kendaran roda dua dan empat akan digeledah. Ini untuk memberikan rasa aman serta menjaga Kamtibmas yang kondusif selama bulan suci ramadhan.


"Razia malam akan terus digalakkan sebagai upaya antisipasi adanya ganguan kamtibmas di bulan suci Ramadan dan kita akan terus ciptakan kamtibmas yang kondusif sehingga masyarakat selalu merasa aman dalam melaksanakan aktifitas ibadah puasa," pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/m)