BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Sanggu merilis prediksi musim kemarau tahun 2024 di Kabupaten Barito Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu Eko Bambang Minarto mengatakan, berdasarkan peta prakiraan awal musim kemarau 2024 Kalimantan Tengah, untuk wilayah Kabupaten Barito Timur diprakirakan terjadi pada pada Dasarian I (tanggal 1-10) Agustus.
"Pada tahun ini Barito Timur akan mengalami musim kemarau dengan panjang musim antara 7-9 dasarian atau sekitar 2-3 bulan," jelasnya pada rilis yang diterima Borneonews, Jumat, 21 Juni 2024.
Kemudian berdasarkan peta perbandingan prakiraan awal musim kemarau Barito Timur 2024 terhadap rata-rata musim kemarau sepanjang tahun 1991-2020, kemarau kali ini mengalami kemunduran kurang lebih tiga dasarian atau satu bulan.
Dengan perbandingan pada jangka waktu yang sama, kemarau tahun 2024 di Barito Timur berada di atas normal dengan puncak musim kemarau yang diprakirakan terjadi pada bulan Agustus.
--page
Terkait hal tersebut, Eko Bambang Minarto mengimbau pemerintah daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat Barito Timur agar lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau.
"Pemerintah daerah diharapkan dapat lebih optimal dalam mengedukasi masyarakat tentang cara menghadapi risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan serta kekurangan sumber air yang mungkin terjadi selama musim kemarau," pesannya.
Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu juga menyarankan pemerintah daerah agar lebih optimal melakukan penyimpanan air pada akhir musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.
Sedangkan kepada masyarakat Eko mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan atau benda-benda yang mudah terbakar agar terhindar dari kebakaran hutan maupun lahan.
"Kami juga mengimbau pemerintah daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakat agar selalu memperbaharui informasi cuaca dan iklim yang dikeluarkan oleh BMKG melalui berbagai media diseminasi BMKG," tandasnya. (BOLE MALO/j)









