PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti menyampaikan bahwa komoditi daging ayam ras menjadi penyumbang deflasi di keempat daerah yang menjadi patokan BPS dalam menentukan inflasi di Kalteng.

"Di Sampit yang mengalami inflasi sebesar 0,46 persen, ada daging ayam ras menjadi penyumbang deflasi sebesar 0,08 persen," kata Agnes menyampaikan berita resmi statistik pada Senin, 1 Juli 2024.

Sementara di Kota Palangka Raya yang memang mengalami deflasi di bulan Juni 2024 menurut Agnes daging ayam ras juga menjadi penyumbang deflasi tertinggi yakni 0,17 persen.

"Untuk di Kabupaten Kapuas juga daging ayam ras nomor satu penyumbang deflasi yakni sebesar 0,14 persen," bebernya.

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Sukarama yang daging ayam ras menjadi salah satu penyumbang deflasi di angka 0,09 persen.

--page

Sebelumnya pantauan Borneonews pada Sabtu, 29 Juni 2024 juga didapati ada penurunan harga daging ayam yang signifikan.

"Harga ayam hari ini Rp30.000 per Kg, lagi murah memang beberapa hari terakhir ini. Turunnya memang tidak langsung, pelan-pelan. Dari Rp45.000 jadi Rp40.000, lalu Rp37.000, Rp35.000 lalu sekarang Rp30.000 per kg," tutur kata Umi, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Besar Palangka Raya pada Sabtu, 29 Juni 2024. (TESTI PRISCILLA/H)