PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agnes Widiastuti menuturkan, tingkat kemiskinan di Kalteng terus meningkat dan kini mencapai 145,63 orang disebut penduduk miskin di Kalteng.

"Perkembangan Tingkat Kemiskinan pada Maret 2017–Maret 2024 secara umum menunjukkan tren fluktuatif baik dari sisi jumlah maupun persentase," kata Agnes pada Minggu, 7 Juli 2024.

Menurut Agnes, jumlah penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Tengah meningkat dari 139,16 ribu orang di Maret 2017 menjadi 145,63 ribu orang pada Maret 2024.

"Namun persentase kemiskinan mengalami penurunan dari 5,37 persen menjadi 5,17 persen," tutur Agnes.

Jumlah penduduk miskin di Kalteng, tutur Agnes, di tahun 2017 mencapai 139,16 orang atau 5,37 persen dari penduduk Kalteng. Sementara di tahun 2018 ada 136,93 orang atau 5,17 persen, tahun 2019 sebanyak 134,59 orang atau 4,98 persen, kemudian di tahun 2020 ada 132,94 orang atau 4,82 persen.

--page

Sementara di tahun 2021 jumlahnya meningkat kembali hingga mencapai 140,04 orang atau 5,16 persen, lalu meningkat lagi di tahun 2022 menjadi 145,10 orang atau 5,28 persen, turun menjadi 142,17 orang atau 5,11 persen di tahun 2023 dan meningkat lagi menjadi 145,63 orang atau 5,17 persen di tahun 2024 ini. (TESTI PRISCILLA/H)