BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pulang Pisau salah satu daerah yang memiliki ketebalan gambut, kurang lebih tiga meter dan rentan terhadap kebakaran saat musim kemarau.
Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, Tekson menyampaikan, sudah melakukan antispasi persiapan menghadapi musim kemarau dan kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Kami bekerjasama dengan Badan Penanggulangan bencana Nasional dan TNI angkatan udara, melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca, berupa penyemaian awan hujan atau pengguguran awan hujan, sebelum awan hujan tersebut menggumpal terlalu besar dan jatuh menjadi hujan," kata Tekson, Rabu, 10 Juli 2024.
Selain itu, kata Tekson, pihaknya sudah menyiapkan pos lapangan Karhutla tahun 2024 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan delapan titik di tujuh Kecamatan.
"Sudah ada pos lapangan Karhutla di delapan titik, ada di kahayan Tengah, Jabiren Raya, Kahayan Hilir, Maliku, Pandih Batu, Sebangau Kuala, Kahayan kuala dan Sebangau Kuala, dilengakpi dengan peralatan," ujar Tekson.
--page
Tekson mengimbau masayarakat jika melihat api, jangan menunggu sampai besar serta jangan menunggu siapa yang bertanggung jawab memadamkan api, tetapi harus saling bahu membahu dalam mengatasi Karhutla di Kabupaten Pulang Pisau. ( RETHA/Y)









