PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz memaparkan lima sektor ekonomi dengan jumlah kredit terbesar di Kalteng.

"Pertama sektor Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan dengan proporsi kredit sebesar Rp13,60 triliun atau 29,41 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 0,69 persen," kata Danu dalam keterangan resminya pada Kamis, 11 Juli 2024.

Selanjutnya, kata Danu, sektor Pemilikan Peralatan Rumah Tangga Lainnya termasuk pinjaman multiguna, dengan proporsi kredit sebesar Rp12,98 triliun atau sebesar 28,07 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 0,67 persen.

"Ketiga, sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan proporsi kredit sebesar Rp8,26 triliun atau sebesar 17,86 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 3,26 persen," kata Danu lagi.

Keempat, lanjutnya, ialah kredit pada sektor Pemilikan Rumah Tinggal dengan proporsi kredit sebesar Rp5,11 triliun atau sebesar 11,06 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 2,91 persen.

--page

"Kelima, yakni Industri Pengolahan dengan proporsi kredit sebesar Rp1,32 triliun atau sebesar 2,85 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 0,56 persen," katanya. (TESTI PRISCILLA/j)