BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selama empat hari ke depan Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), bakal terjadi pemadaman listrik. Ini akibat terbakarnya panel circuit breaker (CB) atau rangkaian pemutus kontak listrik yang mengatur suplai tenaga listrik dari PLTU menuju jaringan PLN.

"Pemadaman bergilir yang terjadi di beberapa wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya murni akibat ganguan jaringan. Penyebab padamnya listrik  secara total pada Sabtu (11/6/2016) akibat terbakarya panel CB," jelas Manager Rayon PLN Pangkalan Bun Purwanto, Minggu (12/6/2016) terkait pemadaman lisrik yang terjadi Sabtu (11/6/2016) malam.

Akibat terbakarnya panel CB tersebut, lanjutnya, sementara daya listrik dari PLTU tidak bisa disuplai. "Karena itulah ada daya minus sebesar 4,5 megawatt (MW) akibat daya listrik dari PLTU tidak bisa di suplai," jelasnya .

Purwanto menjelaskan, permasalahan ini sudah dikoordinaskanya ke PLN Area Palangka Raya. "Panel CB pengganti akan dikirim dari Palangka Raya Minggu (12/6/2016). Karena itulah akan ada pemadaman listrik sebesar 4,5 MW. Sedangkan lama perbaikan sekitar empat hari. Namun saat ini kami akan mencoba melakuka perbaikan semaksimal mungkin agar pemadaman bisa diminimalisir," jelasnya.

Sekadar diketahui saat ini daya mampu listrik PLN Rayon Pangkalan Bun adalah 31 MW dan beban puncak sebesar 30,5 MW. Akibat kerusakan panel CB mengakibatkan PLTU tidak bisa mensuplai daya ke jaringan PLN sebesar 4,5 MW. Akibatnya daya listrik yang ada saat ini hanya sebesar 26,5 MW.(WAHYU KRIDA/m)