BORNEONEWS, Palangka Raya - Beras untuk rakyat miskin (Raskin) yang tersalur di Kalimantan Tengah sudah mencapai 70%. Karena itu, target penyaluran 100%, hingga akhir tahun ini diperkirakan tercapai dengan mudah.
“Realisasi Januari hingga Juni 2016 ini sudah sekitar 6 ribuan ton, sudah sekitar 70% lah. Deadline selesai masih beberapa bulan ke depan, yakin tercapai. Sebab untuk Raskin itu kan program 1 tahun, jadi per 31 Desember harus tersalur,” kata Kepala Divisi Regional Badan Urusan logistik Kalimantan Tengah (Divre Bulog Kalteng), Taufan Akib kepada Borneonews, Minggu (12/6/2016).
Taufan juga mengklaim penyaluran Raskin akan membantu mengurangi upaya pemerintah daerah dalam hal menekan harga. Terutama menjelang hari besar keagamaan seperti terjadi saat ini, dua momen berurutan sekaligus yaitu Ramadan 2016dan Idul Fitri 1437 Hijriyah.
“Kita harapkan sih begitu (tekan harga), sebab kalau raskin kan sangat tepat sasaran karena ke masyarakat miskin langsung. Itu yang kita kejar untuk menekan harga. Kenapa? Kalau masyarakat miskin gak dapat Raskin, dia akan masuk ke pasar membeli beras. Otomatis kalau hukum pasar (permintaan tinggi), akan memacu naiknya harga,” bebernya. (M. MUCHLAS ROZIKIN/N).








