PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Satgaswil Densus 88 Kalimantan Tengah bersama Kelurahan Kalampangan telah menggelar sosialisasi bertajuk bahayanya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di kalangan pelajar di SMK 7 Kota Palangka Raya.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Satgaswil Kalteng Densus 88, Kelurahan Kalampangan, dan pihak sekolah SMK 7 Kota Palangkaraya.

Tujuan utama dari acara ini adalah meningkatkan pemahaman tentang bahayanya intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta pentingnya toleransi dalam menjaga 4 konsensus dasar, yaitu NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika, terutama di kalangan pelajar.

Lurah Kalampangan, Yunita Martina, dengan tegas menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menghargai perbedaan dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial. 

"Saya menekankan pentingnya menerapkan budaya Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari serta menjaga 4 konsensus dasar atau 4 pilar sebagai generasi penerus bangsa," katanya, Rabu, 24 Juli 2024.

--page

Yunita juga menyoroti urgensi pendidikan tentang toleransi sejak dini sebagai langkah preventif untuk mencegah timbulnya sikap intoleran. Dalam kesempatan yang sama, ia memberikan apresiasi dan terima kasih atas sosialisasi yang diselenggarakan oleh Densus 88 Satgaswil Kalteng.

Dirinya menegaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperkuat kesadaran generasi muda akan pentingnya menghargai perbedaan dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial.

Ia berharap agar para siswa dapat lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswa SMK 7 Palangka Raya dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih toleran dan harmonis.

"Upaya kolaboratif antara pihak sekolah, kelurahan, dan instansi terkait menjadi tonggak penting dalam membangun kesadaran akan bahayanya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta menggalang semangat toleransi dan keberagaman dalam masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)