BORNEONEWS, Sampit - Program rehabilitasi ruang kelas terus dijalankan setiap tahun oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Program rehabilitasi ruang kelas TK, SD, SMP alhamdulillah terus berjalan dengan dana DAU," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Muhammad Irfansyah, Sabtu, 3 Agustus 2024.
Tahun ini ada beberapa program kegiatan rehabilitasi yang sangat penting. Adapun sekolah yang menjadi prioritas rehabilitasi dipilih berdasarkan data dapodik dan mendengar laporan dari sekolah serta reses DPRD.
Berdasarkan data dapodik, mayoritas sekolah di Kotim mengalami rusak ringan hingga sedang. Sebab ruang kelas masih dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
--page
"Kalau menurut data dapodik yang rusak berat hampir tidak ada, karena masih bisa dipakai. Kalau rusak berat harus pindah ruang," ujarnya.
Adapun prioritas tahun ini yaitu sekolah yang mengalami kerusakan di wilayah pinggiran dan menambah ruang kelas untuk sekolah mayoritas berada di wilayah kota seperti SDN 4 Sawahan.
"Penambahan ruang kelas karena membludak saat PPDB dan yang rehabilitasi karena 80 persen SD kita inpres dibangun tahun 1977," ujarnya.
Adapun data Disdik Kotim untuk tahun ini sekolah yang mendapat bantuan rehabilitasi atau tambah ruang kelas sebanyak 54 sekolah yaitu 1 TK, 50 SD, 3 SMP. (DEWI PATMALASARI/Y)









