PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau Osa Maliki menyampaikan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di daerah tersebut tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya.

"Antisipasi yang dilakukan sudah bagus, tahun ini tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan seperti tahun sebelumnya. Pulang Pisau juga tahun ini kemarau basah," kata Osa, Selasa, 6 Agustus 2024.

Sebanyak 8 pos pemantauan titik api disiapkan sejak Mei sampai sekarang masih aktif. BPBD secara diam-diam turun mengecek pos, selain itu petugasnya selalu lapor setiap situasi, sehingga pada saat ada kejadian bisa cepat menangananinya.

Sarana dan prasarana lanjut Osa, sudah siap seperti mesin dan selang. Termasuk di desa maupun kelurahan. Di desa sudah diinstruksikan langsung untuk menganggarkan melalui dana desa menyiapkan peralatan.

Sementara itu, Osa mengimbau masyarakat jangan sampai membakar lahan bahkan  sampah sekalipun karena apinya cepat menyebar. Siapapun yang membakar lahan akan ditindak tegas tanpa pandangbulu karena sudah ada himbauan sebelumnya.

--page

"Membakar lahan, ancaman hukumannya sudah jelas 8 tahun penjara dan dendanya Rp10 miliar," ujar Osa. (RETHA/j)